06 Juli 2010
30 Januari 2010
Cara Termudah Menghafal Al-Qur`an Al-Karim
Segala pujian hanya milik Allah, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya, dan para sahabat seluruhnya.
Keistimewaan metode ini adalah seseorang akan memperoleh kekuatan dan kemapanan hafalan serta dia akan cepat dalam menghafal sehingga dalam waktu yang singkat dia akan segera mengkhatamkan Al-Quran. Berikut kami akan paparkan metodenya beserta pencontohan dalam menghafal surah Al-Jumuah:
1. Bacalah ayat pertama sebanyak 20 kali.
2. Bacalah ayat kedua sebanyak 20 kali.
3. Bacalah ayat ketiga sebanyak 20 kali.
4. Bacalah ayat keempat sebanyak 20 kali
5. Keempat ayat di atas dari awal hingga akhir digabungkan dan dibaca ulang sebanyak 20 kali.
6. Bacalah ayat kelima sebanyak 20 kali.
7. Bacalah ayat keenam sebanyak 20 kali.
8. Bacalah ayat ketujuh sebanyak 20 kali.
9. Bacalah ayat kedelapan sebanyak 20 kali.
10. Keempat ayat (ayat 5-8) di atas dari awal hingga akhir digabungkan dan dibaca ulang sebanyak 20 kali.
11. Bacalah ayat pertama hingga ayat ke 8 sebanyak 20 kali untuk memantapkan hafalannya.
Demikian seterusnya pada setiap surah hingga selesai menghafal seluruh surah dalam Al-Quran. Jangan sampai kamu menghafal dalam sehari lebih dari seperdelapan juz, karena itu akan menyebabkan hafalanmu bertambah berat sehingga kamu tidak bisa menghafalnya.
JIKA AKU INGIN MENAMBAH HAFALAN PADA HARI BERIKUTNYA, BAGAIMANA CARANYA?
Jika kamu ingin menambah hafalan baru (halaman selanjutnya) pada hari berikutnya, maka sebelum kamu menambah dengan hafalan baru dengan metode yang aku sebutkan di atas, maka anda harus membaca hafalan lama (halaman sebelumnya) dari ayat pertama hingga ayat terakhir (muraja’ah) sebanyak 20 kali agar hafalan ayat-ayat sebelumnya tetap kokoh dan kuat dalam ingatanmu. Kemudian setelah mengulangi (muraja’ah) maka baru kamu bisa memulai hafalan baru dengan metode yang aku sebutkan di atas.
BAGAIMANA CARANYA AKU MENGGABUNGKAN ANTARA MENGULANG (MURAJA’AH) DENGAN MENAMBAH HAFALAN BARU?
Jangan sekali-kali kamu menambah hafalan Al-Qur`an tanpa mengulang hafalan yang sudah ada sebelumya. Hal itu karena jika kamu hanya terus-menerus melanjutkan menghafal Al-Qur’an hingga khatam tapi tanpa mengulanginya terlebih dahulu, lantas setelah khatam kamu baru mau mengulanginya dari awal, maka secara tidak disadari kamu telah banyak kehilangan hafalan yang pernah dihafal. Oleh karena itu metode yang paling tepat dalam menghafal adalah dengan menggabungkan antara murajaah (mengulang) dan menambah hafalan baru. Bagilah isi Al-Qur`an menjadi tiga bagian,yang mana satu bagian berisi 10 juz. Jika dalam sehari kamu telah menghafal satu halaman maka ulangilah dalam sehari empat halaman yang telah dihafal sebelumnya hingga kamu menyelesaikan 10 juz. Jika kamu telah berhasil menyelesaikan 10 juz maka berhentilah menghafal selama satu bulan penuh dan isi dengan mengulang apa yang telah dihafal, dengan cara setiap hari kamu mengulangi (meraja’ah) sebanyak 8 halaman.
Setelah selesai satu bulan kamu mengulangi hafalan, sekarang mulailah kembali dengan menghafal hafalan baru sebanyak satu atau dua lembar tergantung kemampuan, sambil kamu mengulangi setiap harinya 8 halaman hingga kamu bisa menyelesaikan hafalan 20 juz. Jika kamu telah menghafal 20 juz maka berhentilah menghafal selama 2 bulan untuk mengulangi hafalan 20 juz, dimana setiap hari kamu harus mengulang (meraja’ah) sebanyak 8 halaman. Jika sudah mengulang selama dua bulan, maka mulailah kembali dengan menghafal hafalan baru sebanyak satu atau dua lembar tergantung kemampuan, sambil kamu mengulangi setiap harinya 8 halaman hingga kamu bisa menyelesaikan seluruh Al-Qur’an.
Jika anda telah selesai menghafal semua isi Al-Qur`an, maka ulangilah 10 juz pertama secara tersendiri selama satu bulan, dimana setiap harinya kamu mengulang setengah juz. Kemudian pindahlah ke 10 juz berikutnya, juga diulang setengah juz ditambah 8 halaman dari sepuluh juz pertama setiap harinya. Kemudian pindahlah untuk mengulang 10 juz terakhir dari Al-Qur`an selama sebulan, dimana setiap harinya mengulang setengah juz ditambah 8 halaman dari 10 juz pertama dan 8 halaman dari 10 juz kedua.
BAGAIMANA CARA MERAJA’AH AL-QURAN (30 JUZ) SETELAH AKU MENYELESAIKAN METODE MURAJA’AH DI ATAS?
Mulailah mengulangi Al-Qur’an secara keseluruhan dengan cara setiap harinya mengulang 2 juz, dengan mengulanginya 3 kali dalam sehari. Dengan demikian maka kamu akan bisa mengkhatamkan Al-Qur’an sekali setiap dua minggu.
Dengan metode seperti ini maka dalam jangka satu tahun (insya Allah) kamu telah mutqin (kokoh) dalam menghafal Al-Qur’an, dan lakukanlah cara ini selama satu tahun penuh.
APA YANG AKU LAKUKAN SETELAH MENGHAFAL AL-QUR’AN SELAMA SATU TAHUN?
Setelah menguasai hafalan dan mengulangInya dengan itqan (mantap) selama satu tahun, hendaknya bacaan Al-Qur’an yang kamu baca setiap hari hingga akhir hayatmu adalah bacaan yang dilakukan oleh Nabi -shallallahu alaihi wasallam- semasa hidup beliau. Beliau membagi isi Al-Qur`an menjadi tujuh bagian (dimana setiap harinya beliau membaca satu bagian tersebut), sehingga beliau mengkhatamkan Al-Qur’an sekali dalam sepekan.
Aus bin Huzaifah -rahimahullah- berkata: Aku bertanya kepada para sahabat Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam-, “Bagaimana caranya kalian membagi Al-Qur`an untuk dibaca setiap hari?” Mereka menjawab:
نُحَزِّبُهُ ثَلَاثَ سُوَرٍ وَخَمْسَ سُوَرٍ وَسَبْعَ سُوَرٍ وَتِسْعَ سُوَرٍ وَإِحْدَى عَشْرَةَ سُورَةً وَثَلَاثَ عَشْرَةَ سُورَةً وَحِزْبَ الْمُفَصَّلِ مِنْ قَافْ حَتَّى يُخْتَمَ
“Kami membaginya menjadi (tujuh bagian yakni): Tiga surat, lima surat, tujuh surat, sembilan surat, sebelas surat, tiga belas surat, dan hizb al-mufashshal yaitu dari surat Qaf sampai akhir (mushaf).” (HR. Ahmad no. 15578).
Maksudnya:
-Hari pertama: Mereka membaca surat “al-fatihah” hingga akhir surat “an-nisa`”.
-Hari kedua: Dari surat “al-maidah” hingga akhir surat “at-taubah”.
-Hari ketiga: Dari surat “Yunus” hingga akhir surat “an-nahl”.
-Hari keempat: Dari surat “al-isra” hingga akhir surat “al-furqan”.
-Hari kelima: Dari surat “asy-syu’ara” hingga akhir surat “Yasin”.
-Hari keenam: Dari surat “ash-shaffat” hingga akhir surat “al-hujurat”.
-Hari ketujuh: Dari surat “qaaf” hingga akhir surat “an-nas”.
Para ulama menyingkat bacaan Al-Qur`an Nabi -shallallahu alaihi wasallam- ini menjadi kata: ”فَمِي بِشَوْقٍ“. Setiap huruf yang tersebut menjadi simbol dari awal surat yang dibaca oleh Nabi -shallallahu alaihi wasallam- pada setiap harinya. Maka:
- Huruf “fa`” adalah simbol dari surat “al-fatihah”. Maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari pertama dimulai dari surah al-fatihah.
- Huruf “mim” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari kedua dimulai dari surah al-maidah.
- Huruf “ya`” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari ketiga dimulai dari surah Yunus.
- Huruf ”ba`” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari keempat dimulai dari surah Bani Israil yang juga dinamakan surah al-isra`.
- Huruf “syin” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari kelima dimulai dari surah asy-syu’ara`.
- Huruf “waw” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari keenam dimulai dari surah wash shaffat.
- Huruf “qaaf” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari ketujuh dimulai dari surah qaf hingga akhir muashaf yaitu surah an-nas.
Adapun pembagian hizib yang ada pada Al-Qur an sekarang, maka itu tidak lain adalah buatan Hajjaj bin Yusuf.
BAGAIMANA CARA MEMBEDAKAN ANTARA BACAAN YANG MUTASYABIH (AYAT YANG MIRIP) DALAM AL-QUR’AN?
Cara terbaik untuk membedakan antara dua ayat yang kelihatannya menurut kamu hampir sama (mutasyabih), adalah dengan cara membuka mushaf dan carilah kedua ayat tersebut. Lalu carilah perbedaan antara kedua ayat tersebut, cermatilah perbedaan tersebut, kemudian buatlah tanda/catatan (di dalam hatimu) yang bisa kamu jadikan sebagai tanda untuk membedakan antara keduanya. Kemudian, ketika kamu melakukan murajaah hafalan, maka perhatikanlah perbedaan tersebut secara berulang-ulang sampai kamu mutqin dalam mengingat perbedaan antara keduanya.
BEBERAPA KAIDAH DAN KETENTUAN DALAM MENGHAFAL AL-QUR`AN:
1- Kamu harus menghafal melalui bantuan seorang guru yang bisa membenarkan bacaanmu jika salah.
2- Hafalkanlah 2 halaman setiap hari: 1 halaman setelah subuh dan 1 halaman setelah ashar atau maghrib. Dengan metode seperti ini (insya Allah) kamu akan bisa menghafal Al-Qur`an secara mutqin dalam kurun waktu satu tahun. Tetapi jika kamu memperbanyak kapasitas hafalan setiap harinya maka kemampuan menghafalmu akan melemah.
3- Menghafallah mulai dari surat an-nas hingga surat al-baqarah karena hal itu lebih mudah. Tapi setelah kamu menghafal Al-Qur`an maka urutan meraja’ahmu dimulai dari Al-Baqarah sampai An-Nas.
4- Dalam menghafal hendaknya menggunakan satu mushaf saja (baik dalam cetakan maupun bentuknya), karena hal itu sangat membantu dalam menguatkan hafalan dan agar lebih cepat mengingat letak-letak ayatnya, ayat apa yang ada di akhir halaman ini dan ayat apa yang ada di awal halaman sebelahnya.
5- Setiap orang yang menghafal Al-Qur’an pada 2 tahun pertama biasanya apa yang telah dia hafal masih mudah hilang, dan masa ini disebut fase at-tajmi’ (pengumpulan hafalan). Karenanya janganlah kamu bersedih karena ada sebagian hafalanmu yang kamu lupa atau kamu banyak keliru dalam hafalan. Ini adalah fase yang sulit sebagai ujian bagimu, dan ini adalah fase rentan yang bisa menjadi pintu masuknya setan untuk menghentikan kamu dari menghafal Al-Qur`an. Tolaklah was-was tersebut dari dalam hatimu dan teruslah menghafal, karena dia (menghafal Al-Qur`an) merupakan perbendaharaan harta yang tidak diberikan kepada sembarang orang.
[Oleh: Asy-Syaikh Dr. Abdul Muhsin Muhammad Al-Qasim, imam dan khathib di Masjid Nabawi]
Sumber: http://al-atsariyyah.com/?p=1550
15 Januari 2010
Dauroh Cirebon (17/01/10)
Bismillah...
Insya Allah akan diadakan Dauroh di Kota Cirebon
Tempat: Masjid Raya At-Taqwa, Jl. Raya R.A.Kartini, Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon
Pembicara 1: Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed
Pembicara 2: Al-Ustadz Abdul Barr.
Tema: Pengkhianatan Syi'ah terhadap Ahlul Bait
Hari: Ahad,
Tanggal: 17 Januari 2010,
Waktu : Pukul 09.00 s/d selesai.
13 November 2009
Pendaftaran Thullab Baru tahun 1431 H
Ma’had As Salafy Jember
Jl. W. Monginsidi V No. 99 Sumbersalak, Kranjingan, Sumbersari, Jember 68123
Membuka Pendaftaran Thullab (Santri) Baru
Program Takhoshshush
MASA PENDIDIKAN
Pendidikan berlangsung minimal 5 tahun, meliputi 2 jenjang :
A. PROGRAM I’DADY (tahun pertama), merupakan jenjang persiapan untuk bisa masuk ke jenjang takhoshshush, materi yang dipelajari :
‘Ulum Al Qur’an (Al Qiro’ah, At Tajwid, Al Hifzh)
Dasar-dasar Al Aqidah dan Al Lughoh Al ‘Arabiyah
B. PROGRAM TAKHOSHSHUSH (tahun berikutnya).
PERSYARATAN
Laki-laki, usia minimal 17 tahun
Dapat membaca Al Qur’an
Sanggup mengikuti pendidikan minimal selama 5 (lima) tahun
Lulus tes
BIAYA PENDIDIKAN
Pendaftaran : Rp 25.000,-
SPP (termasuk makan)/bulan : Rp200.000,-
Perlengkapan, dan perawatan : Rp400.000,-
WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN
A. WAKTU PENDAFTARAN :
Sejak diumumkan sampai dengan 21 Muharrom 1431 H yang insya Allah bertepatan dengan hari Kamis, tanggal 7 Januari 2010.
B. PENDAFTARAN DAN INFORMASI : Via telepon atau SMS.
HP. : 081336017783, 081913041919.
LAIN-LAIN
Semua calon thullab (santri) yang mendaftarkan diri baru diperkenankan hadir di Ma’had As Salafy Jember pada hari Senin tanggal 4 Januari 2010.
08 Agustus 2009
Situs Baru Ulama Kuwait
Assalamu'alaikum.
Alhamdulillah, telah hadir satu lagi situs milik seorang Ulama Salafi di Kuwait. Beliau adalah Syeikh Salim bin Saad Al Taweel (Abu Saad) hafidzahulloh, salah satu murid yang dekat dengan Syeikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahulloh dan juga belajar kepada Syeikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahulloh dan beberapa ulama ahlus sunnah lainnya.
Silahkan kunjungi: www.saltaweel.com
12 Juni 2009
DAURAH ILMIAH AHLUS SUNNAH BERSAMA MASYAYIKH TAHUN 1430 - 2009
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله
وبعد
DAURAH ILMIAH AHLUS SUNNAH BERSAMA MASYAYIKH
TAHUN 1430 - 2009
Alhamdulillah, segala pujian yang sempurna hanyalah milik Allah semata. Shalawat
dan salam semoga selalu terlimpah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi
wassallam, keluarga, sahabat beliau dan orang-orang yang mengikuti beliau
hingga akhir masa.
Pada tahun 1430 H ini, insya Allah akan kembali diselenggarakan
daurah ilmiah bersama para masyayikh Ahlus Sunnah dari Timur Tengah.
Daurah yang kelima ini insya Allah akan menghadirkan
beliau, hafizhahumullahu jami’an :
1. Asy-Syaikh Dr. ‘Abdullah bin
‘Abdurrahim Al-Bukhari (Saudi Arabia)
2. Asy-Syaikh ‘Abdullah ibn Shalfiq Azh-Dzufairi (Saudi Arabia)
3. Asy-Syaikh ‘Ali ibn Yahya Al-Haddadi (Saudi Arabia)
4. Asy-Syaikh Khalid ibn Dhahwi Azh-Zhafiri (Kuwait)
Tema :
“Jalan Keluar dari Problematika Hidup adalah
Kembali kepada Allah Ta’ala dan Rasul-Nya, dengan bimbingan para Ulama”
Daurah insya Allah akan dilaksanakan pada:
Waktu:
Hari Sabtu – Senin, Tanggal 25 – 27 Juli 2009 / 2 - 4 Sya'ban 1430 H
Pukul 09.00 WIB - selesai
Tempat:
Masjid Agung Manunggal, Bantul, DIY **)
Peserta :
Umum (ikhwan/laki-laki)
(Akhwat/ummahat mengikuti lewat link di beberapa tempat *))
Informasi selengkapnya silakan menghubungi panitia sbb :
Alamat : Jl Godean Km 5, Gg Kenanga 26B, Patran RT 1/RW 1, Banyuraden, Gamping, Sleman, DIY
Email : redaksi @ majalahsyariah.com
(Dapatkan info otomatis, kirim email kosong ke alamat daurah @ salafy.or.id)
Telpon : +62.81328022770 +62.274.626439
>>> Diharapkan menyebarkan informasi ini secara luas dengan alamat halaman situs ini http://daurah.salafy.or.id. Apabila ada perubahan, insya Allah akan diinformasikan lewat situs ini atau majalah Asy Syariah. Update terakhir 11 Juni 2009 pukul 07.00 WIB <<<
*** Insya Allah disiarkan lewat Paltalk, room Religion & Spirituality - Islam - Salafiyyin, nick name salafiyyin *** [Petunjuk pemakaian Paltalk, simak di www.salafy.or.id/upload/paltalk.zip ]
Jazakumullah khairan atas perhatian ikhwah semua.
Ttd
Panitia Pelaksana Daurah Ilmiah Ahlus Sunnah
Catatan :
*) Telelink untuk peserta wanita (ummahat/akhwat), insya Allah di
• Tarbiyatul Aulad Ibnu Taimiyyah, Jl. Palagan Tentara Pelajar, Sedan, alamat no 99 C RT 06/34, Dn Sedan, Ds. Sariharjo, Kec. Ngaglik, Sleman 55582
• TK/Ma’had Ar-Ridho Putra, Jalan Parang Tritis Km 6, RT 6, RW 46, Dn Dagaran, Kel Bangunrejo, Kec. Sewon, Bantul
• Tahfizh Putri, Ma'had Al-Anshar, Dn. Wonosalam, Ds. Sukoharjo, Kec. Ngaglik, Sleman
• TK Ar-Ridho Putri, Glagah Sari UH IV/ 538 RT 21/ RW 05 Kelurahan Warung Boto, Jogjakarta 55164
• Tahfizh Ar-Ridho Putri, Bedok RT 5 RW 25 No 22, Trihanggo Gamping, Sleman
**)
Rute menuju lokasi
1. Rute menuju lokasi dari Jakarta, Semarang, Surabaya, Solo via pesawat :
a. Menuju Bandara Adisutjipto, Jogjakarta
b. Naik taksi/ojek/kendaraan ke terminal Giwangan, Jogjakarta
c. Ikuti rute menuju lokasi Jogjakarta no 6
2. Rute menuju lokasi dari Jakarta, Surabaya, Solo via bus :
a. Turun di terminal Giwangan, Jogjakarta
b. Ikuti rute menuju lokasi Jogjakarta
no 6
3. Rute menuju lokasi dari Semarang via bus :
a. Turun di terminal Jombor, naik bus kota jurusan terminal Giwangan, Jogjakarta
b. Ikuti rute menuju lokasi Jogjakarta no 6
4. Rute menuju lokasi dari Jakarta, Semarang, Surabaya, Solo via kereta api :
a. Menuju stasiun Tugu/Lempuyangan, Jogjakarta
b. Naik bus kota menuju terminal Giwangan, Jogjakarta
c. Ikuti rute menuju lokasi Jogjakarta no 6
5. Rute menuju lokasi dari Jakarta, Semarang, Surabaya, Solo via kendaraan
pribadi :
a. Dari Jakarta, Purwokerto, Cilacap, Semarang, Surabaya, menuju Jogjakarta, setelah masuk Jogjakarta, temukan plang ke kota Bantul yang ada di Jl. Ringroad Selatan, perempatan Dongkelan.
b. Lantas arahkan kendaraan ke selatan masuk Jalan Bantul untuk menuju ke kota Bantul, sampai gapura kota Bantul. Ikuti jalan sampai perempatan pertama (Klodran). Lokasi masjid Agung Manunggal, Bantul dari utara di sebelah kanan
6. Rute menuju lokasi dari sekitar Jogjakarta :
a. Dari terminal Jombor/halte Trans Jogja, ke terminal Giwangan Jogjakarta, naik bus Koperasi Abadi jurusan Bantul turun di perempatan Klodran (Masjid Agung Bantul)
b. Dari terminal Giwangan Jogjakarta, naik bus Koperasi Abadi jurusan Bantul turun di perempatan Klodran (Masjid Agung Bantul)
c. Dari arah Semarang turun di perempatan Dongkelan (Jl. Ringroad Selatan), naik bus Koperasi Abadi turun di perempatan Klodran (Masjid Agung Bantul)
(Dikutip dari http://www.salafy.or.id/modules/artikel2/artikel.php?id=1459)
07 Maret 2009
Pembesar Turotsi Kuwait bersama Rafidhi
Bismillahirrohmanirrohim.
Assalamuálaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Alhamdulillah álaa kulli haal washsholatu wassalamu álaa rosulillah wa álaa aalihi wa man waalah.
Amma ba'du:
Beberapa pekan yang lalu setelah acara ta'lim di Dewaniyah Syeikh Zaid Ad Dosary di Bayan, Kuwait, seorang ikhwah membawa selembar kertas dan memperlihatkan kepada Asy Syeikh, dan Syeikh Muhammad Al Anjari pun telah melihatnya kemudian, yaitu satu berita besar dari Surat Kabar Al Anba di Kuwait terbitan 1 Januari 2009 tentang acara 'persahabatan' di Dewaniyah seorang anggota Parlemen Kuwait yang merupakan salah satu anggota Ihya At Turots, yaitu Muhammad Al Kandari yang diadakan pada tanggal 31 Desember 2008 malam dalam rangka merespon terjadinya konflik di Gaza akibat serangan Israel ke wilayah itu. Di situ diperlihatkan bahwa "Perhimpunan Salafi" dengan tuan rumah Muhammad Al Kandari bersama Rafidhi dalam satu majelis Nadwah.
Pemberitaan ini benar adanya, tanpa rekayasa dan bukan berita bohong. Sampai hari ini (6 Maret 2009)pun tidak ada bantahan apapun dari At Turots berkenaan berita ini.
Kami lacak di website resmi surat kabar Al Anba, maka inilah buktinya, masih ada sampai sekarang.
Tampak pada gambar atas:
Nomor 1 dari kiri, di bawah gambar tertulis:
Ahmad Laari. Orang ini adalah salah satu anggota Parlemen Kuwait perwakilan SYI'AH. Mayorits Syiáh di Kuwait adalah Rafidhah, Ahmad Laari salah satunya. Dia bukan hanya diundang ke majelis Perhimpunan Salafi itu, tetapi bahkan diberi kesempatan untuk berceramah. Benar-benar mereka mempraktekkan prinsip demokrasi yang mereka anut sehingga orang Syiáh pun sama kedudukannya dengan mereka, karena memang sama-sama "wakil rakyat" di Parlemen Kuwait.
Sedangkan 4 orang berikutnya adalah: Khalid As Sulthan, Dr. Muhammad Al Kandari, Abdul Latif Al Umeiri dan Dr. Ali Al Umeiri ke-4 nya merupakan anggota Parlemen Kuwait perwakilan dari At Turots yang menamakam mereka dengan sebutan PERHIMPUNAN SALAFI.
Sedangkan pada gambar kedua di bawahnya:
Tampak Nadzim Al Misbah, seorang daí senior At Turots Kuwait sedang berbicara sementara di belakangnya sangat jelas ada seorang "sayyid" Syiáh dengan pakaian khasnya yang beda dengan lainnya (lihat no. 3 dari kiri). Kami tidak tahu namanya, tapi bisa dipastikan dia adalah seorang Syiáh dari model pakaiannya. Adapun 2 orang di sebelah kanannya kami tidak tahu apakah mereka itu Sunni atau Syiáh.
Acaranya mirip sekali dengan kebiasaan IM dalam menyikapi krisis di Gaza. Emosional dan berkumpul dengan Rafihdi pun tidak jadi masalah. Padahal mereka masih dengan lantangnya mengaku sebagai "Salafi" seperti tampak pada judul Nadwah "Gaza memanggil Kalian" yang diadakan oleh "Perhimpunan Salafi" ini. Mereka telah menunjukkan sikap "wasathiyah model At Turots."
Wallohul Mustaán.
Benar-benar penyamaran yang sudah ketahuan aslinya.
Maka, ambillah pelajaran! Dengarkan nasehat ulama kita! Tidak ragu lagi bahwa At Turots memang hizbi berkedok Salafi. Inilah salah satu buktinya.
Semoga bisa dijadikan sebagai nasehat bagi semua ikhwah salafi atau saudara kita yang belum tahu kenyataan At Turots Kuwait sekarang, di mana saja berada termasuk di Kuwait sendiri masih banyak yang belum faham.
Semoga Alloh memperbaiki urusan kita. Amin.
Wassalamuálaikum warohmatullohi wabarokatuh.
08 Februari 2009
Baru, Satu lagi Website Salafi dari Kuwait
Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh,
Ikhwah sekalian, ini ada informasi bagus untuk kita semua. Kini telah hadir satu lagi situs salafi yang memuat tulisan-tulisan dari pemateri para masyayekh salafi yang berada di Kuwait.
Silahkan kunjungi: www.isfalah.com
Barokallohu fiikum.
18 Agustus 2008
DAUROH USTADZ MUHAMMAD AS-SEWED DI MASJID SLIPI JAKARTA
Dengan mengharap wajah Allah Subhanahu wa ta'ala,
Kami Panitia Kajian Islam Ahlussunnah Masjid Al-Mujahidin Blok-A Slipi Jakarta. Mengundang segenap Kaum Muslimin (Ikhwan dan Akhwat), untuk menghadiri muhadharahbersama :
Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed
Kajian Kitab Dlaruratul Ihtimam
Karya Syaikh Abdus Salam Bin Barjas
Kaidah-Kaidah penerapan Sunnah.
Di Masjid Al-Mujahidin
Jl.Anggrek NellyMurni VII Bolk-A Slipi Jakarta-Barat
(Seberang RSAB Harapan Kita atau Dekat Kantor DPP GOLKAR)
InsyaAllah Daurah diadakan pada hari Sabtu, 23 Agustus 2008. Pukul 09.00 sampai selesai.
Contact Person :
Abu Hudzaifah 0813 163 22048/ 021-50106630
Shandy 021-94900814
Abu Zur'ah 0813 166 23083
Mohon sebarkan berita ini kepada Kaum Muslimin lainnya..
Jazakumulloh khairan katsitran...
PANITIA KAJIAN ILMIAH MASJID AL-MUJAHIDIN SLIPI
03 Agustus 2008
Dengar & Download Rekaman Dauroh Masyayikh 2008
Silahkan kunjungi:
http://darussunnah.or.id/2008/08/02/dengar-download-rekaman-dauroh-masyayikh-2008/#comment-31
15 Juli 2008
Daurah Masyaikh di Jogja, 2-4 Agustus 2008, Updated!!!
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله وبعد
Insya Allah, daurah Masyayikh Timur Tengah ini akan dilaksanakan pada tanggal 29 Rajab 1429 H - 1 Sya'ban 1429 H / 02 - 04 Agustus 2008 bertempat di masjid Agung Manunggal Bantul.
Diantara masyayikh yang insya Allah akan hadir adalah:
1. Syaikh Al 'Allamah Dr. Muhammad ibn Hadi al-Madkhali (Madinah, Saudi Arabia) *)
2. Syaikh Dr. Abdullah ibn Abdurrahim al-Bukhari (Madinah, Saudi Arabia)
3. Syaikh Abu Abdillah Khalid azh-Zhufairi (Kuwait)
4. Syaikh Abdullah ibn Shalfiq azh-Zhufairi (Saudi Arabia)
Gratis & terbuka untuk umum (Ikhwan/Laki-laki, Akhwat disiapkan telelink **) )
Rencana jadual kajian daurah masyayikh tahun 2008
1. Sesi I (pukul 06.00 WIB - 08.00 WIB) : Ta'lim bersama asatidzah
2. Sesi II (pukul 09.30 WIB - 11.30 WIB) : Muhadharah bersama masyayikh
3. Sesi III (pukul 16.00 WIB - 17.00 WIB) : Muhadharah bersama masyayikh
4. Sesi IV (pukul 19.30 WIB - 21.00 WIB) : Ta'lim bersama asatidzah
Informasi selengkapnya, hubungi Yayasan Asy Syariah :
Alamat : Jl Godean Km 5, Gg Kenanga 26B, Patran RT 1/RW 1, Banyuraden, Gamping, Sleman, DIY
Email : redaksi @ majalahsyariah.com, daurah @ salafy.or.id
Telpon : +62 274 626439, +62.813 28078414, +62.274 7170587
Kami menghimbau kepada ikhwah yang dimudahkan oleh Allah dalam harta untuk bisa membantu terlaksananya daurah tersebut. Silakan dapatkan informasi untuk donasi daurah ini dengan kirim email kosong ke alamat donasi@salafy.or.id. Insya Allah, sistem akan membalas otomatis / autoreply ke alamat email saudara sekalian.
>>> Diharapkan menyebarkan informasi ini secara luas dengan alamat halaman situs ini http://daurah.salafy.or.id . Apabila ada perubahan, insya Allah akan diinformasikan lewat situs ini atau via tim Asy Syariah. Update terakhir 12 Juli 2008 pukul 22.00 WIB <<<
*** Insya Allah disiarkan lewat Paltalk, room Religion & Spirituality - Islam - Salafiyyin, nick name salafiyyin ***
Jazakumullah khairan atas perhatian ikhwah semua.
Hormat kami,
a/n Yayasan Asy Syariah
*) Masih dalam tahap konfirmasi
**) Telelink untuk peserta wanita (ummahat/akhwat), insya Allah di
· Tarbiyatul Aulad Ibnu Taimiyyah, Jl. Palagan Tentara Pelajar, Sedan, alamat no 99 C RT 06/34, Dn Sedan, Ds. Sariharjo, Kec. Ngaglik, Sleman 55582
· TK/Ma’had Ar-Ridho Putra, Jalan Parang Tritis Km 6, RT 6, RW 46, Dn Dagaran, Kel Bangunrejo, Kec. Sewon, Bantul
· Tahfizh Putri, Ma'had Al-Anshar, Dn. Wonosalam, Ds. Sukoharjo, Kec. Ngaglik, Sleman
· TK Ar-Ridho Putri, Glagah Sari UH IV/ 538 RT 21/ RW 05 Kelurahan Warung Boto, Jogjakarta 55164
· Tahfizh Ar-Ridho Putri, Bedok RT 5 RW 25 No 22, Trihanggo Gamping, Sleman
15 Juni 2008
Jum'iyah Ihya' At Turots Kuwait Sekarang
Bismillah walhamdulillah.
Washalatu wassalamu 'ala rosulillah wa 'ala aalihi wa ashhabihi waman waalah.
Amma ba'du:
Berita terhangat dari Kuwait; Jum'iyah Ihya' At Turots Kuwait sekarang ini sedang dirudung lagi masalah yang sangat pelik padahal beberapa hari yang lalu sangat bergembira atas keberhasilan masuknya empat anggota At Turots ke Majelis Ummah/Parlemen Kuwait. Bahkan sebagaian anggota parlemen yang mengaku salafi tersebut sudah langsung mengkritik pemerintahan Kuwait secara terbuka yang diliput oleh media massa.
Lantas apa masalahnya sekarang?
Ternyata Pemerintah Amerika Serikat telah mengintai kegiatan aliran dana Jum'iyah Ihya' At Turots ini yang berada di wilayah AS dan hari Jum'at, 13 Juni 2008 baru-baru ini pemerintah AS telah membekukan aset At Turots khususnya di sana (yang notabene merupakan sumbangan kaum muslimin) karena tuduhan Jum'iyah ini telah memberikan bantuan dana kepada Jaringan Teroris Al Qaida. Tentu saja pihak At Turots langsung membantahnya dengan keras dan mereka berdalih hanya memberikan bantuan yang bersifat sosial kemanusiaan.
Saya jadi teringat ucapan Al Ustadz Muhammad As Sewed hafidzahulloh yang menyatakan bahwa sebagian dana dari At Turots Kuwait melalui Al Sofwah Jakarta telah mengalir ke Pondok Pesantren Ngruki Solo yang dipimpin Abu Bakar Ba'asyir itu, yakni berupa pembangunan gedung perpustakaan. Kisahnya hampir sama, yakni pihak Al Sofwah tadinya tidak mengaku membantu Pondok Ngruki selain sebatas memberi bantuan kitab saja, tapi kenyataannya sampai membuatkan gedung perpustakaan. Akhirnya ketahuan juga! Akankah hal ini terkuak kembali? Semoga kaum muslimin mendapatkan pelajaran berharga dan lebih berhati-hati.
Semoga bermanfaat.
30 Mei 2008
Tips Mengoptimalkan Ta’lim Lewat CD/DVD
Oleh: Abu Umar Al-Bankawy
Untuk itu, mungkin tips ini bisa bermanfaat agar kita masih dapat meraih seteguk kesegaran ilmu di tengah gersangnya kesibukan kita.
1. Carilah CD atau DVD kajian ahlussunnah.
Alhamdulillah, sekarang tasjilat sudah begitu banyak. Kita tinggal memesannya baik secara online.
2. Sediakanlah komputer, MP3 atau CD player.
3. Pilihlah waktu yang memungkinkan untuk menyetelnya.
Sesuaikan dengan kondisi Anda. Bisa di waktu istirahat, di perjalanan pulang dan pergi dari kantor, setelah tiba di rumah, atau sebelum berangkat kerja.
4. Pilihlah pembahasan yang lengkap
Kalau bisa, pilihlah CD kajian yang membahas sebuah permasalahan secara tamam (komplit). Dengan demikian faedah yang Anda peroleh juga akan menyeluruh. Namun ini tidaklah mutlak, kajian apa saja walaupun sifatnya parsial (hanya membahas bab tertentu saja dari sebuah kitab, biasanya ini diperoleh dari daurah-daurah), tetap bagus untuk didengarkan.
5. Sediakan buku tulis
Walaupun ta’lim ini cuma lewat CD, sediakan juga buku dan alat tulis. Catat faedah-faedah yang bisa diperoleh dari ta’lim. Ini akan memudahkan Anda untuk muraja’ah (mengulang-ulang pelajaran)
6. Cari kitab yang dibahas
Dengan adanya kitab (bahasa Arab) yang dibahas, ta’lim yang kita ikuti akan terasa lebih asyik. Dengan memegang kitab pula, kita bisa menambah mufradat (kosakata) bahasa Arab secara perlahan-lahan. Kitab-kitab bisa didownload secara gratis dari situs-situs seperti www.sahab.net, www.islamspirit.com, atau bisa didownload dari situs-situs penulis kitab tersebut, seperti Syaikh Ibnu Utsaimin di www.ibnothaimeeen.com .
7. Jangan lupa muraja’ah (mengulang-ulang pelajaran)
Sekali lagi, meskipun ta’limnya hanya lewat CD, namun kita upayakan untuk menjalaninya seperti ta’lim biasa. Lakukanlah muraja’ah secara rutin agar pelajaran yang diberikan bisa melekat di hati kita.
CATATAN:
Tips ini hanya dilakukan dalam keadaan DARURAT. Maksudnya, ketika di tempat kita sudah ada majelis ilmu dan Anda bisa datang ke sana, maka datangilah. Jadikan kajian CD sebagai tambahan saja. Hal ini karena di ta’lim-ta’lim di masjid akan ada banyak keutamaan yang tidak diperoleh dari sekedar mendengar ta’lim dari CD. Seperti munculnya sakinah (ketenangan) pada diri kita, didoakan para malaikat, dan beragam keutamaan lainnya yang warid dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang keutamaan majelis ilmu.
(Ditulis oleh: Wira Mandiri/Abu Umar Al-Bankawy)
(Sumber: http://dvddakwah-online.com/dvd/?page_id=4)
15 Mei 2008
May Monthly Lecture :::: May 29th, 2008

May 29th will be our next Monthly Lecture, inshaa'Allaah, a continuation of the readings from the Creed of Imaam al-Bukhaaree [d.256H] - rahimahullaah. The lecture will be held in Sabah as-Saalem in the home of our noble brother Aboo Muhammad Bilaal Nance- may Allaah reward him and his family for their efforts- and the exact time will be announced soon, inshaa'Allaah.
Further information for Indonesian Brothers call: Abu Shofiyah, 6646806.
05 Mei 2008
Daurah Masyaikh di Jogjakarta
Melalui blog ini kami umumkan bahwa insya ALLAH muhadharah bersama masyaikh ahlussunnah akan kembali diadakan di Masjid Agung Manunggal Bantul, Jogjakarta bersama para masyaikh ahlussunnah:
1. Asy Syaikh DR. Muhammad bin Hadi Al Madkhali (Madinah)
2. Asy Syaikh Prof. DR. Muhammad bin Umar bin Salim Bazmul (Makkah)
3. Asy Syaikh Abdullah bin Umar Al Mar’i Al Adni (Hadramaut, Yaman)
4. Asy Syaikh Abdullah Al Bukhari ( Madinah)
5. Asy Syaikh Khalid Azh Zhufairi (Kuwait)
Insya ALLAH muhadharah akan diselenggarakan dari tanggal 2 sampai 4 Agustus 2008.
Demikian informasi dari kami, apabila ada perubahan insyaALLAH akan kami informasikan melalui blog ini.
Barakallahu fiikum.
Sumber dari http://ulamasunnah.wordpress.com/
03 Mei 2008
Ayo Belajar Bahasa Arab!
Supaya materi bisa ditampilkan semua, silahkan KLIK KANAN, kemudian PILIH: OPEN IN NEW WINDOW atau NEW TAB.
25 April 2008
Durus Ilmiyyah (Syaikh Kholid Az-Zufairiy) di Kuwait
IDAROH MASAJID PROPINSI JAHRA – KUWAIT
DEPT. KEBUDAYAAN ISLAM
MENGUNDANG ANDA UNTUK HADIR DALAM
"DURUS ’ILMIYYAH"
BERSAMA SYAIKH KHOLID BIN DLOHAWI AZ-ZUFAIRI
( HAFIDZAHULLAH TA’ALA )
Di Masjid As-Sa’idiy, Al-Qashr Blok: 3 Jahra, Kuwait
ADAPUN JADWAL KAJIAN SBB:
1. Kitab Tathhir I’tiqod (Ash-Shona’aniy) (Ba’da Ashr).
2. Fathul Rabb Al-Bariyyah (Syaikh Ibn ‘Utsaimin) (Ba’da Ashr).
3. Ushul Tsalatsa (Syaikh Ibn Abdul Wahhab) (Ba’da Maghrib)
Durus dimulai hari Ahad, 4 Mei 2000 sampai Jum’at 9 Mei 2008
Tersedia Tempat (terpisah) Untuk Wanita
08 April 2008
Apa itu Salafi dan Siapa Tokoh Mereka?
Jawab: Salafi adalah nisbah kepada salaf.
Salaf sendiri artinya adalah para shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para pengikut mereka (tabi'in) dengan baik dari penghuni tiga kurun yang dimuliakan dan yang setelah mereka, inilah yang disebut dengan salafi. Bernisbah kepadanya artinya bernisbah kepada apa yang dipegangi oleh para shahabat Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam dan kepada jalan ahlul hadits.Dan ahlul hadits adalah para pengikut manhaj salafi yang berjalan di atasnya.
Maka salafi adalah sebuah aqidah dalam masalah nama-nama Allah dan sifat-sifatNya. Juga sebuah aqidah dalam masalah qadar, aqidah dalam masalah shahabat, dan seterusnya. Maka para salaf beriman kepada Allah dan dengan nama-namaNya yang indah dan sifat-sifatNya yang tinggi yang Allah sendiri sifatkan diriNya dengannya dan yang disifatkan oleh RasulNya shallallahu 'alaihi wa sallam.
Mereka (para salaf) beriman kepadaNya menurut bentuk yang sesuai dengan kemuliaan Allah tanpa melakukan tahrif (merubah kata hingga merubah makna), tamtsil (memisalkan Allah dengan makhluk), tasybih (menyerupakan Allah dengan makhluk), ta'thil (meniadakan sifat bagi Allah atau menyatakan Allah tidak memiliki sifat apapun) dan ta'wil (mengartikan dengan salah, seperti misal; tangan Allah diartikan kekuasaan Allah. Ini salah. Tangan Allah diartikan juga dengan tangan Allah. Tapi tentunya tidak boleh menyerupakannya dengan tangan makhluk-red).
Mereka para salaf juga beriman kepada qadar baiknya dan buruknya. Dan tidak sempurna iman seseorang hingga dia beriman dengan qadar yang Allah taqdirkan atas para hambaNya. Allah berfirman: "Sesungguhnya segala sesuatu Kami ciptakan dengan qadarnya" (Al Qamar: 49)
Adapun dalam masalah shahabat, maknanya adalah beriman bahwa para sahabat Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam wajib kita ridho kepada mereka dan meyakini bahwa mereka adalah orang yang adil. Mereka adalah sebaik-baik ummat dan sebaik-baik kurun/generasi. Dan meyakini bahwa mereka semua baik. Ini berbeda dengan keyakinan Syi'ah dan Khawarij yang mengkafirkan para shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan tidak menghormati mereka.
Adapun dalam salafi tidak ada tokoh selain Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah pemimpin kelompok ini dan panutan mereka. Dan juga para shahabat adalah panutan mereka. Dasar hal ini adalah sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:
"Telah terpecah orang-orang Yahudi menjadi tujuh puluh satu golongan dan terpecah orang Nashara (Nasrani) menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan akan terpecah ummatku (Islam) menjadi tujuh puluh tiga golongan. Semuanya dalam neraka, kecuali satu golongan. Para shahabat bertanya: Siapakah mereka, wahai Rasulullah? Beliau berkata: Mereka adalah orang yang berdiri diatas apa yang aku dan para shahabatku berdiri diatasnya." (HR Abu Daud dan dishahihkan Syaikh Al Albani dalam Shohih Sunan Abu Daud 3/115).
Dan juga Beliau bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Irbadh bin Sariyah radhiallahu 'anhu yang menerangkan tentang khuthbah beliau yang padanya beliau berwasiat untuk bertaqwa kepada Allah, maka beliau berkata: "Aku wasiatkan kalian untuk bertakwa kepada Allah, mendengar dan taat, walaupun yang memimpin kalian adalah seorang budak dari Habsyi." Kemudian Beliau menyuruh untuk berittiba' kepada sunnahnya dan sunnah para khulafaur rasyidin al mahdiyin (khalifahnya yang mendapatkan petunjuk dan hidayah). Beliau katakan: "Gigitlah (sunnah itu) dengan gigi geraham kalian. Dan hati-hatilah kalian dari perkara-perkara yang baru dalam agama, karena setiap perkara yang baru adalah bid'ah dan setiap kebid'ahan adalah sesat." (HR Turmudzi dan dishohihkan Syaikh Al Albani dalam Shohih Sunan Turmudzi no.2830).
31 Maret 2008
BEDA SALAFI DENGAN HIZBI : Memang BEDA! Kenapa SAMA?!

Judul :
BEDA SALAFI DENGAN HIZBI (Memang Beda, Kenapa Sama?)
Penulis : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah Al-Atsari
Muroja’ah : Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al-Atsari
Tebal : 146 Halaman; Ukuran : 14 cm x 21 cm; Cover : Doff + Emboss
Penerbit : tooBAGUS Publishing (Bekerjasama dengan Pustaka Ibnu Abbas Makassar)

