06 Juli 2010
15 Januari 2010
Dauroh Cirebon (17/01/10)
Bismillah...
Insya Allah akan diadakan Dauroh di Kota Cirebon
Tempat: Masjid Raya At-Taqwa, Jl. Raya R.A.Kartini, Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon
Pembicara 1: Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed
Pembicara 2: Al-Ustadz Abdul Barr.
Tema: Pengkhianatan Syi'ah terhadap Ahlul Bait
Hari: Ahad,
Tanggal: 17 Januari 2010,
Waktu : Pukul 09.00 s/d selesai.
27 Agustus 2009
Audio: Islam Membawa Kedamaiaan & Rahmat, Bukan Teror
Kajian dibawakan oleh Al Ustadz Dzulqarnain hafidzahulloh.
Silahkan klik di sini untuk mendengarkan atau mendownloadnya. Barokallohu fikum.
29 Juli 2009
Download Rekaman Dauroh Ke-5 bersama Para Ulama
Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Ta’ala, karena Muhadharah bersama para Ulama Sunnah dengan tema “Jalan Keluar dari Problematika Hidup adalah Kembali kepada Allah Ta’ala dan Rasul-Nya, dengan bimbingan para Ulama” telah selesai dilaksanakan tanpa ada halangan berarti.
Ucapan terimakasih juga panitia haturkan kepada seluruh pihak yang telah berperan serta mensukseskan acara tersebut.
Selengkapnya silahkan kunjungi: www.salafy.or.id
12 Juni 2009
DAURAH ILMIAH AHLUS SUNNAH BERSAMA MASYAYIKH TAHUN 1430 - 2009
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله
وبعد
DAURAH ILMIAH AHLUS SUNNAH BERSAMA MASYAYIKH
TAHUN 1430 - 2009
Alhamdulillah, segala pujian yang sempurna hanyalah milik Allah semata. Shalawat
dan salam semoga selalu terlimpah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi
wassallam, keluarga, sahabat beliau dan orang-orang yang mengikuti beliau
hingga akhir masa.
Pada tahun 1430 H ini, insya Allah akan kembali diselenggarakan
daurah ilmiah bersama para masyayikh Ahlus Sunnah dari Timur Tengah.
Daurah yang kelima ini insya Allah akan menghadirkan
beliau, hafizhahumullahu jami’an :
1. Asy-Syaikh Dr. ‘Abdullah bin
‘Abdurrahim Al-Bukhari (Saudi Arabia)
2. Asy-Syaikh ‘Abdullah ibn Shalfiq Azh-Dzufairi (Saudi Arabia)
3. Asy-Syaikh ‘Ali ibn Yahya Al-Haddadi (Saudi Arabia)
4. Asy-Syaikh Khalid ibn Dhahwi Azh-Zhafiri (Kuwait)
Tema :
“Jalan Keluar dari Problematika Hidup adalah
Kembali kepada Allah Ta’ala dan Rasul-Nya, dengan bimbingan para Ulama”
Daurah insya Allah akan dilaksanakan pada:
Waktu:
Hari Sabtu – Senin, Tanggal 25 – 27 Juli 2009 / 2 - 4 Sya'ban 1430 H
Pukul 09.00 WIB - selesai
Tempat:
Masjid Agung Manunggal, Bantul, DIY **)
Peserta :
Umum (ikhwan/laki-laki)
(Akhwat/ummahat mengikuti lewat link di beberapa tempat *))
Informasi selengkapnya silakan menghubungi panitia sbb :
Alamat : Jl Godean Km 5, Gg Kenanga 26B, Patran RT 1/RW 1, Banyuraden, Gamping, Sleman, DIY
Email : redaksi @ majalahsyariah.com
(Dapatkan info otomatis, kirim email kosong ke alamat daurah @ salafy.or.id)
Telpon : +62.81328022770 +62.274.626439
>>> Diharapkan menyebarkan informasi ini secara luas dengan alamat halaman situs ini http://daurah.salafy.or.id. Apabila ada perubahan, insya Allah akan diinformasikan lewat situs ini atau majalah Asy Syariah. Update terakhir 11 Juni 2009 pukul 07.00 WIB <<<
*** Insya Allah disiarkan lewat Paltalk, room Religion & Spirituality - Islam - Salafiyyin, nick name salafiyyin *** [Petunjuk pemakaian Paltalk, simak di www.salafy.or.id/upload/paltalk.zip ]
Jazakumullah khairan atas perhatian ikhwah semua.
Ttd
Panitia Pelaksana Daurah Ilmiah Ahlus Sunnah
Catatan :
*) Telelink untuk peserta wanita (ummahat/akhwat), insya Allah di
• Tarbiyatul Aulad Ibnu Taimiyyah, Jl. Palagan Tentara Pelajar, Sedan, alamat no 99 C RT 06/34, Dn Sedan, Ds. Sariharjo, Kec. Ngaglik, Sleman 55582
• TK/Ma’had Ar-Ridho Putra, Jalan Parang Tritis Km 6, RT 6, RW 46, Dn Dagaran, Kel Bangunrejo, Kec. Sewon, Bantul
• Tahfizh Putri, Ma'had Al-Anshar, Dn. Wonosalam, Ds. Sukoharjo, Kec. Ngaglik, Sleman
• TK Ar-Ridho Putri, Glagah Sari UH IV/ 538 RT 21/ RW 05 Kelurahan Warung Boto, Jogjakarta 55164
• Tahfizh Ar-Ridho Putri, Bedok RT 5 RW 25 No 22, Trihanggo Gamping, Sleman
**)
Rute menuju lokasi
1. Rute menuju lokasi dari Jakarta, Semarang, Surabaya, Solo via pesawat :
a. Menuju Bandara Adisutjipto, Jogjakarta
b. Naik taksi/ojek/kendaraan ke terminal Giwangan, Jogjakarta
c. Ikuti rute menuju lokasi Jogjakarta no 6
2. Rute menuju lokasi dari Jakarta, Surabaya, Solo via bus :
a. Turun di terminal Giwangan, Jogjakarta
b. Ikuti rute menuju lokasi Jogjakarta
no 6
3. Rute menuju lokasi dari Semarang via bus :
a. Turun di terminal Jombor, naik bus kota jurusan terminal Giwangan, Jogjakarta
b. Ikuti rute menuju lokasi Jogjakarta no 6
4. Rute menuju lokasi dari Jakarta, Semarang, Surabaya, Solo via kereta api :
a. Menuju stasiun Tugu/Lempuyangan, Jogjakarta
b. Naik bus kota menuju terminal Giwangan, Jogjakarta
c. Ikuti rute menuju lokasi Jogjakarta no 6
5. Rute menuju lokasi dari Jakarta, Semarang, Surabaya, Solo via kendaraan
pribadi :
a. Dari Jakarta, Purwokerto, Cilacap, Semarang, Surabaya, menuju Jogjakarta, setelah masuk Jogjakarta, temukan plang ke kota Bantul yang ada di Jl. Ringroad Selatan, perempatan Dongkelan.
b. Lantas arahkan kendaraan ke selatan masuk Jalan Bantul untuk menuju ke kota Bantul, sampai gapura kota Bantul. Ikuti jalan sampai perempatan pertama (Klodran). Lokasi masjid Agung Manunggal, Bantul dari utara di sebelah kanan
6. Rute menuju lokasi dari sekitar Jogjakarta :
a. Dari terminal Jombor/halte Trans Jogja, ke terminal Giwangan Jogjakarta, naik bus Koperasi Abadi jurusan Bantul turun di perempatan Klodran (Masjid Agung Bantul)
b. Dari terminal Giwangan Jogjakarta, naik bus Koperasi Abadi jurusan Bantul turun di perempatan Klodran (Masjid Agung Bantul)
c. Dari arah Semarang turun di perempatan Dongkelan (Jl. Ringroad Selatan), naik bus Koperasi Abadi turun di perempatan Klodran (Masjid Agung Bantul)
(Dikutip dari http://www.salafy.or.id/modules/artikel2/artikel.php?id=1459)
24 Oktober 2008
Nasehat/Rekomendasi Syeikh Ubeid Al Jabiri -hafidzahulloh-
Assalamu'alaikum warahmatullohi wabarakatuh.
Berikut ini adalah sedikit nasehat kepada Salafiyin (terutama kepada penanya yang tinggal di negara kafir). Tulisan ini Kami buat berdasarkan rekaman nasehat Syeikh Ubeid Al Jabiri -hafidzahulloh-saat ditanya oleh seorang ikhwan di Amerika yang mana dia tinggal di negara kafir tersebut dan meminta nasehat beliau.
Berikut ringkasan jawabannya seingat yang penulis dengar dari Radio Durus Salafiyah Online yang ada di Blog ini :
"Jika Engkau -yaa bunayya=wahai anakku*) - tinggal di negara kafir dan mendapat tekanan dari pemerintah tersebut dimana Engkau tinggal, maka sangat dianjurkan untuk hijrah ke negara Islam. Dan diantara negara Islam, negara yang menegakkan tauhid adalah Saudi Arabia dan Yaman.
Namun, jika Engkau ingin belajar (menuntut ilmu), maka Aku nasehatkan YANG AFDHOL adalah untuk belajar ke Yaman, diantaranya daerah Damaj dan lain-lainya yang banyak tersebar markaz-markaz (salafiyin) di sana. Belajarlah kepada Syeikh Al Imam, Abdul Wahab Al Wushobi dan yang lainnya. Dimana di Yaman, sangat kuat pengajaran dan penerapan sunnah di sana sehingga bisa mendorong (memotivasi) kita untuk ikut belajar dan menerapkannya."(**)
Sebagai tambahan, penulis juga mendapatkan informasi yang terpercaya dari beberapa ikhwan salafiyin di Kuwait bahwa Syeikh Ubeid sering berkunjung ke Markaz Salafi di Damaj sehingga beliau tahu betul kondisi di sana, dan yang terakhir kali sekitar bulan Rajab 1429 / Juli 2008 yang lalu dan kemudian dari sana beliau mampir di daerah Hafrul Bathin (KSA) yang merupakan wilayah terdekat ke perbatasan Kuwait dan ada beberapa ikhwan Kuwait yang menghadiri majelis beliau di Hafrul Bathin tersebut.
Demikian juga sepengetahuan kami, bahwa para ustadz lulusan Yaman yang belajar di Damaj dan yang semanhaj dengannya, begitu pulang setelah beberapa tahun belajar di sana, mereka semua-yang Kita cintai- pulang dengan membawa ilmu sunnah yang sangat banyak -semoga Alloh menjaga mereka semua dan memberkahi umurnya- seperti sebagian diantaranya:
1. Al Ustadz Abu Karimah Asykari Al Bugisi hafidzahulloh
2. Al Ustadz Abdur Rahman Lombok hafidzahulloh
3. Al Ustadz Abdul Mu'thi hafidzahulloh
4. Al Ustadz Muhammad Afifuddin hafidzahulloh
5. Al Ustadz Luqman Ba'abduh hafidzahulloh
6. Al Ustadz Abdul Barr hafidzahulloh
7. Dan lain-lain yang semanhaj dengan mereka, yang kami belum kenal dan bertemu -semoga Alloh menjaga semuanya-
Perlu penulis tambahkan juga disini bahwa jika kita tidak atau belum diberi kemudahan untuk belajar langsung ke Damaj alangkah baiknya jika kita tetap manfaatkan waktu untuk belajar kepada para ustadz yang pernah belajar di sana. Belajar agama bukan untuk mendapatkan gelar atau kedudukan akan tetapi agar kita mengetahui dan memahami agama ini dengan ilmu yang benar untuk kemudian berusaha mengamalkan dan menyampaikannya kepada yang lain.
Kita tidak bermaksud ta'ashub dengan markaz di Damaj, sama sekali tidak, akan tetapi untuk waktu sekarang ini di sanalah tempat yang memiliki berbagai keutamaan dan kelebihan dibandingkan dengan tempat yang lainnya dari sisi ini.
Demikian, semoga bermanfaat.
*) Demikian Asy Syeikh sering menyebut penanya atau yaa binti, jika penanya adalah seorang akhwat, menunjukkan sayangnya beliau kepada para penanya, pen)
(**)Sumber: Durus Online di Blog ini pada hari Sabtu, 9 Agustus 2008 / 7 Sya'ban 1429, Ba'da Ashar waktu Kuwait.
Postingan ini Ana buat pada tanggal 10 Agustus 2008
..::Abu Shofiyah::..
18 Agustus 2008
DAUROH USTADZ MUHAMMAD AS-SEWED DI MASJID SLIPI JAKARTA
Dengan mengharap wajah Allah Subhanahu wa ta'ala,
Kami Panitia Kajian Islam Ahlussunnah Masjid Al-Mujahidin Blok-A Slipi Jakarta. Mengundang segenap Kaum Muslimin (Ikhwan dan Akhwat), untuk menghadiri muhadharahbersama :
Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed
Kajian Kitab Dlaruratul Ihtimam
Karya Syaikh Abdus Salam Bin Barjas
Kaidah-Kaidah penerapan Sunnah.
Di Masjid Al-Mujahidin
Jl.Anggrek NellyMurni VII Bolk-A Slipi Jakarta-Barat
(Seberang RSAB Harapan Kita atau Dekat Kantor DPP GOLKAR)
InsyaAllah Daurah diadakan pada hari Sabtu, 23 Agustus 2008. Pukul 09.00 sampai selesai.
Contact Person :
Abu Hudzaifah 0813 163 22048/ 021-50106630
Shandy 021-94900814
Abu Zur'ah 0813 166 23083
Mohon sebarkan berita ini kepada Kaum Muslimin lainnya..
Jazakumulloh khairan katsitran...
PANITIA KAJIAN ILMIAH MASJID AL-MUJAHIDIN SLIPI
05 Agustus 2008
NURUL FURQAN

Bismillahirrahmanirrahim.
Beliau menjelaskan tentang pentingnya bagi kaum muslimin terutama ahli sunnah untuk mengerti dan menerapkan makna AL FURQAN dengan benar.
Silahkan download disini
03 Agustus 2008
Dengar & Download Rekaman Dauroh Masyayikh 2008
Silahkan kunjungi:
http://darussunnah.or.id/2008/08/02/dengar-download-rekaman-dauroh-masyayikh-2008/#comment-31
15 Juli 2008
Daurah Masyaikh di Jogja, 2-4 Agustus 2008, Updated!!!
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله وبعد
Insya Allah, daurah Masyayikh Timur Tengah ini akan dilaksanakan pada tanggal 29 Rajab 1429 H - 1 Sya'ban 1429 H / 02 - 04 Agustus 2008 bertempat di masjid Agung Manunggal Bantul.
Diantara masyayikh yang insya Allah akan hadir adalah:
1. Syaikh Al 'Allamah Dr. Muhammad ibn Hadi al-Madkhali (Madinah, Saudi Arabia) *)
2. Syaikh Dr. Abdullah ibn Abdurrahim al-Bukhari (Madinah, Saudi Arabia)
3. Syaikh Abu Abdillah Khalid azh-Zhufairi (Kuwait)
4. Syaikh Abdullah ibn Shalfiq azh-Zhufairi (Saudi Arabia)
Gratis & terbuka untuk umum (Ikhwan/Laki-laki, Akhwat disiapkan telelink **) )
Rencana jadual kajian daurah masyayikh tahun 2008
1. Sesi I (pukul 06.00 WIB - 08.00 WIB) : Ta'lim bersama asatidzah
2. Sesi II (pukul 09.30 WIB - 11.30 WIB) : Muhadharah bersama masyayikh
3. Sesi III (pukul 16.00 WIB - 17.00 WIB) : Muhadharah bersama masyayikh
4. Sesi IV (pukul 19.30 WIB - 21.00 WIB) : Ta'lim bersama asatidzah
Informasi selengkapnya, hubungi Yayasan Asy Syariah :
Alamat : Jl Godean Km 5, Gg Kenanga 26B, Patran RT 1/RW 1, Banyuraden, Gamping, Sleman, DIY
Email : redaksi @ majalahsyariah.com, daurah @ salafy.or.id
Telpon : +62 274 626439, +62.813 28078414, +62.274 7170587
Kami menghimbau kepada ikhwah yang dimudahkan oleh Allah dalam harta untuk bisa membantu terlaksananya daurah tersebut. Silakan dapatkan informasi untuk donasi daurah ini dengan kirim email kosong ke alamat donasi@salafy.or.id. Insya Allah, sistem akan membalas otomatis / autoreply ke alamat email saudara sekalian.
>>> Diharapkan menyebarkan informasi ini secara luas dengan alamat halaman situs ini http://daurah.salafy.or.id . Apabila ada perubahan, insya Allah akan diinformasikan lewat situs ini atau via tim Asy Syariah. Update terakhir 12 Juli 2008 pukul 22.00 WIB <<<
*** Insya Allah disiarkan lewat Paltalk, room Religion & Spirituality - Islam - Salafiyyin, nick name salafiyyin ***
Jazakumullah khairan atas perhatian ikhwah semua.
Hormat kami,
a/n Yayasan Asy Syariah
*) Masih dalam tahap konfirmasi
**) Telelink untuk peserta wanita (ummahat/akhwat), insya Allah di
· Tarbiyatul Aulad Ibnu Taimiyyah, Jl. Palagan Tentara Pelajar, Sedan, alamat no 99 C RT 06/34, Dn Sedan, Ds. Sariharjo, Kec. Ngaglik, Sleman 55582
· TK/Ma’had Ar-Ridho Putra, Jalan Parang Tritis Km 6, RT 6, RW 46, Dn Dagaran, Kel Bangunrejo, Kec. Sewon, Bantul
· Tahfizh Putri, Ma'had Al-Anshar, Dn. Wonosalam, Ds. Sukoharjo, Kec. Ngaglik, Sleman
· TK Ar-Ridho Putri, Glagah Sari UH IV/ 538 RT 21/ RW 05 Kelurahan Warung Boto, Jogjakarta 55164
· Tahfizh Ar-Ridho Putri, Bedok RT 5 RW 25 No 22, Trihanggo Gamping, Sleman
01 Juli 2008
Perpecahan Umat adalah karena Bid'ah
Alhamdulillah washalatu wassalamu 'ala rasulillah. Amma ba'du:
Berikut ini adalah ta'liq/komentar singkat Syeikh Abu Usman Muhammad Al Anjari hafidzahulloh (murid Syeikh Al Albani) pada Durus Rutin "Syarhus Sunnah Imam Al Barbahari" Rabu malam Kamis pada tanggal 7 November 2007 di Dewaniyah Syeikh Thariq As Subai'i di Khaldiyah, Kuwait.
Topik Bahasan:
Point ke-90, Imam Al Barbahari rahimahulloh menulis (terjemahan):
Ketahuilah, bahwa Rasululloh shalallohu 'alaihi wasallam bersabda: "Akan terpecah umatku menjadi 73 golongan, semuanya di dalam neraka kecuali satu, yaitu Al Jama'ah." Dikatakan: "Ya Rasululloh, siapakah mereka itu?" Beliau menjawab: "Apa-apa yang Aku berada di atasnya pada hari ini dan (juga) para shahabatku." Hadits Shahih dikeluarkan oleh At Tirmidzi no. 2640, Abu Dawud no. 4596, Ibnu Majah no. 3991 dan selainnya dari hadits Abi Hurairah radhiyallohu 'anhu. Dishahihkan oleh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 203, 204, 1492 dan dalam Shahih Al Jaami' no.5343.
Demikianlah agama ini sampai pada kekhalifahan Umar, demikian juga pada zaman Usman. Maka, pada saat Usman dibunuh, datanglah ikhtilaf dan bid'ah serta manusia menjadi berkelompok-kelompok dan mereka terpecah belah. Sebagian manusia ada yang tetap di atas al haq pada awal perubahan tersebut, mereka berkata dengan kebenaran dan menyeru manusia kepadanya dan perkaranya tetap lurus. Sampailah pada tingkatan keempat dari kekhalifahan Bani Fulan, berbaliklah keadaan zaman dan manusia telah berubah dengan dahsyat, tersebarlah kebid'ahan dan telah banyak para da'i/penyeru yang mengajak kepada selain jalan yang lurus dan Al Jama'ah sehingga terjadilah fitnah sampai kepada perkara yang Rasululloh dan para shahabatnya belum pernah berbicara tentang hal itu. Mereka (para da'i itu) menyeru kepada perpecahan sedangkan Rasululloh telah melarang dari perpecahan, mereka saling mengkafirkan antara yang satu dengan lainnya dan setiap da'i mengajak kepada pendapatnya dan mengajak manusia untuk mengkafirkan bagi orang yang menyelisihinya. Orang-orang bodoh dan para pemikir telah diutamakan (ditokohkan) padahal mereka tidak memiliki ilmu, mereka menjadikan manusia tamak dalam perkara dunia dan menakut-nakuti manusia dari siksaan/kesengsaraan dunia, maka makhluk telah menjadikan mereka takut dan berharap pada urusan dunia mereka, maka jadilah As Sunnah dan Ahlus Sunnah tersembunyi/tidak tampak dan tampak serta menyebarlah bid'ah dan mereka telah kafir dari berbagai macam sisi sementara mereka tidak tahu, mereka telah menempatkan qiyas dan mereka membawa kekuasaan Rabb dalam ayat-ayatNya, hukum-hukumNya, perintah-perintahNya dan larangan-laranganNya berdasarkan akal-akal [dan pemikiran mereka]. Maka apa-apa yang sesuai dengan akal-akalnya mereka menerimanya sedangkan apa-apa yang tidak sesuai dengan akalnya mereka menolaknya. Maka jadilah Al Islam dalam keadaan asing dan As Sunnah juga dalam keadaan asing dan Ahlus Sunnah menjadi ghuroba (orang-orang yang asing) di tengah-tengah masyarakatnya.
Komentar Syeikh Al Anjari hafidzahulloh:
1. Tanda-tanda akan senantiasa adanya Ahlus Sunnah adalah dengan terjadinya perpecahan umat ini menjadi 73 golongan dan Alloh memelihara Ahli Sunnah dari perpecahan.
2. Ahlus Sunnah menjadi asing, mereka baik keadaannya dan memperbaiki umat disaat kebanyakan Umat Islam dalam keadaan rusak.
3. Perpecahan dalam umat ini adalah karena AL AHWA/BID'AH BUKAN KARENA MAKSIAT seperti zina, minum khamer, dll yang bersifat syahwat, tetapi karena SYUBHAT.
4. Khilaf/beda pendapat antara Ahlus Sunnah dengan kelompok-kelompok seperti Ikhwanul Muslimin, Tabligh dan lain-lain adalah dalam masalah I'TIQAD bukan dalam hal fiqih.
5. Maka wajib bagi kita untuk menelusuri atsar (jejak) shahabat, hal ini menunjukkan sangat pentingnya sanad.
6. Sebagai contoh terasingnya Ahlus Sunnah, lihatlah bagaimana Syeikh Al Albani rahimahulloh, beliau dengan sendirian menegakkan agama ini tanpa mendirikan partai, jum'iyah (perkumpulan), organisasi atau pun daulah (negara). Bahkan beliau adalah seorang a'jami bukan arabi. Telah terbukti, beliaulah salah satu pembawa bendera sunnah (di zaman kita ini, pen).
7. As Sunnah tetaplah sunnah, tak akan berubah. Hal-hal yang wajib pada masa kekhalifahan (pemerintahan) Umar, maka wajib pula pada kekhalifahan sesudahnya; Usman, Ali, Muawiyah, Yazid Bin Abdul Malik, dan seterusnya sampai sekarang seperti masa pemerintahan Shabah Al Ahmad (Amir Kuwait saat ini, pen).
8. Sunni adalah satu jama'ah bukan jama'aat (banyak jama'ah), satu hizb (golongan) bukan ahzaab (bergolong-golongan). Ahlus Sunnah tidaklah digolong-golongkan berdasarkan daerah atau wilayah seperti kebiasaan At Turots (di Kuwait) yang membagi-bagi syabaab (pemuda) dengan daerah di mana dia tinggal seperti: Syabaab Faiha, Khaldiyah, dll yang menjadi kebiasaan cara dakwah Abdur Rahman Abdul Khaliq, seperti kalau berjumpa dengan seseorang yang belum dikenal maka akan ditanyakan: "Kamu berasal dari syabaab daerah mana?" (Karena memang At Turots memiliki cabang hampir di semua wilayah/blok di Kuwait ini dan ada penanggung jawabnya baik yang jelas diketahui maupun yang rahasia, pen).
9. Umat Islam celaka/binasa karena Kitab, yakni menafsirkan Al Qur'an tidak dengan semestinya dan Laban (susu), yaitu disibukkan dengan urusan duniawi sampai melupakan agamanya. Umat Islam binasa bukan karena orang kafir (sebagaimana sangkaan kebanyakan orang, pen). Ingatlah hadits Nabi saat berdoa kepada Alloh agar jangan sampai umatnya dibinasakan karena masa paceklik (bisanatin aammatin) dan agar jangan sampai umatnya dikuasai oleh selain dari diri-diri mereka (kalangan muslimin sendiri) dan doa beliau ini Alloh kabulkan.
Jadi, kerusakan yang ada dalam Umat Islam adalah karena Umat Islam itu sendiri, bukan dari luar. Adapun manhaj khalaf, mereka menyangka bahwa kebinasaan Umat Islam ini adalah karena kedzaliman penguasa atau karena orang kafir seperti Yahudi, Amerika, Inggris, dll.
Manhaj akallah yang dibawa oleh kelompok-kelompok khalaf seperti Abdur Rahman Abdul Khaliq, dia mengatakan bahwa agar dapat merubah keadaan/amar ma'ruf nahi mungkar maka haruslah melalui partai, organisasi, jama'ah-jama'ah atau perkumpulan-perkumpulan yang semisalnya sehingga nanti tujuan akhirnya sampailah pada kekuasaan/kekhalifahan.
(Hal inilah yang mereka tempuh, diantara bukti nyata adalah sering ikut sertanya beberapa anggota At Turots pada Pemilu Parlemen/Majelis Ummah Kuwait dan pada pertengahan Mei 2008 ini mereka telah 'berhasil' memasukkan 4 orang anggotanya. Bandingkan dengan apa yang telah para ulama salaf dan Syeikh Al Albani tempuh! pen).
Wallohu Ta'ala a'lam. (Abu Shofiyah)
20 Juni 2008
Ciri-ciri Istri Penghuni Surga dan Suami Penghuni Neraka

Kajian Audio
Oleh Al-Ustadz Abu Karimah 'Askary bin Jamal al-Bugisy hafidzahulloh
di Balikpapan, 18 Mei 2008M/12 Jumadil Awal 1429H
Durasi: 42 Menit 19 Detik
Sumber: Tasjilat Ibnul Qoyyim Balikpapan 1429H
Diantara materi kajiannya:
1. Kemudahan wasilah masuk al jannah (surga) dari 8 pintu surga yang mana saja bagi para isteri.
2. Al Dayyuuts.
3. Cemburu.
4. Tarbiyah.
5. Qana'ah.
6. Pelajaran dari isah 2 isteri Nabi Ismail alaihi salam.
Semoga kita dapat istiqomah diatas jalan petunjuk seperti apa yang telah diperintahkan oleh Alloh subhanahu wa ta'ala dan Rosul-Nya shalalllahu 'alayhi wa sallam yang sangat menyayangi ummatnya.
Silahkan simak kajian selengkapnya dari AUDIO SALAF Kajian Audio No. 59 disini!
12 Mei 2008
Koreksi: Wanatuubi ilahi & Wa ba'du !!!
وبعد:
إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونتوب إليه ، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا ، من يهده الله فلا مضل له ، ومن يضلل فلا هادي له ، وأصلي وأسلم على عبده ونبيه محمد بن عبد الله وعلى آله وأصحابه الطيبين الطاهرين ،
أما بعد:
Kedua kata yang bertanda merah dan tebal di atas BUKAN dari ucapan Nabi shalallohu 'alaihi wasalam, maka hati-hatilah!!!
Yang diriwayatkan dari Nabi shalallohu 'alaihi wasalam adalah tanpa kata
ونتوب إليه
Dan diakhiri dengan kata: امَا بعد bukan وبعد
05 Mei 2008
Daurah Masyaikh di Jogjakarta
Melalui blog ini kami umumkan bahwa insya ALLAH muhadharah bersama masyaikh ahlussunnah akan kembali diadakan di Masjid Agung Manunggal Bantul, Jogjakarta bersama para masyaikh ahlussunnah:
1. Asy Syaikh DR. Muhammad bin Hadi Al Madkhali (Madinah)
2. Asy Syaikh Prof. DR. Muhammad bin Umar bin Salim Bazmul (Makkah)
3. Asy Syaikh Abdullah bin Umar Al Mar’i Al Adni (Hadramaut, Yaman)
4. Asy Syaikh Abdullah Al Bukhari ( Madinah)
5. Asy Syaikh Khalid Azh Zhufairi (Kuwait)
Insya ALLAH muhadharah akan diselenggarakan dari tanggal 2 sampai 4 Agustus 2008.
Demikian informasi dari kami, apabila ada perubahan insyaALLAH akan kami informasikan melalui blog ini.
Barakallahu fiikum.
Sumber dari http://ulamasunnah.wordpress.com/
25 April 2008
Durus Ilmiyyah (Syaikh Kholid Az-Zufairiy) di Kuwait
IDAROH MASAJID PROPINSI JAHRA – KUWAIT
DEPT. KEBUDAYAAN ISLAM
MENGUNDANG ANDA UNTUK HADIR DALAM
"DURUS ’ILMIYYAH"
BERSAMA SYAIKH KHOLID BIN DLOHAWI AZ-ZUFAIRI
( HAFIDZAHULLAH TA’ALA )
Di Masjid As-Sa’idiy, Al-Qashr Blok: 3 Jahra, Kuwait
ADAPUN JADWAL KAJIAN SBB:
1. Kitab Tathhir I’tiqod (Ash-Shona’aniy) (Ba’da Ashr).
2. Fathul Rabb Al-Bariyyah (Syaikh Ibn ‘Utsaimin) (Ba’da Ashr).
3. Ushul Tsalatsa (Syaikh Ibn Abdul Wahhab) (Ba’da Maghrib)
Durus dimulai hari Ahad, 4 Mei 2000 sampai Jum’at 9 Mei 2008
Tersedia Tempat (terpisah) Untuk Wanita
25 Maret 2008
Hizbiyah, Jauh Lebih Berbahaya daripada Flu Burung

Ini ada sedikit "oleh-oleh" dari muhadharah Syeikh Muhammad Al Anjary hafidzahulloh saat Kajian Rutin Syarhus Sunnah Al Barbahari di Khaldiya, Kuwait (dengan tambahan redaksional):
Bahwa Ahlus Sunnah dari dulu hingga sekarang tidak akan tinggal diam untuk menjelaskan AL HAQ dan lawannya yakni AL BATHIL sehingga ummat Islam akan dapat membedakan keduanya (mendapatkan AL FURQAN (pembeda/pemisah) dan kejelasan sehingga tidak samar lagi), walaupun banyak orang yang tidak suka dan merasa risih dengan gencarnya ucapan dan tulisan para ulama ahli sunnah.
Beliau memberikan contoh: Pada zaman sekarang ini, berapa banyak orang (ilmuwan, profesor, dokter, mahasiswa, pelajar, dll, pen) dan media massa seperti: majalah, koran, TV, radio yang menulis dan memberitakan tentang FLU BURUNG karena begitu bahayanya terhadap kesehatan manusia SECARA FISIK/BADAN. Kita TIDAK PERNAH mendengar ada orang yang memprotes: “Sudahlah…sudah banyak orang yang menulis tentang flu burung ini….Kau tidak usah ribut-ribut membicarakan flu burung. Sudah cukup!” Tidak ada khan yang protes seperti itu? Ya, karena memang hampir semuanya mengetahui betapa sangat ganas dan mematikannya penyakit tersebut.
Tetapi pada saat ada seorang ahli sunnah (dari kalangan ULAMA, USTADZ DAN THALIBUL ILMI, pent) yang kembali memperingatkan umat dari bahaya HIZBIYYAH karena mereka tahu berdasarkan dalil yang jelas dan betapa sayangnya mereka kepada kaum muslimin agar selamat, serta merta banyak orang yang merasa jengkel dan keberatan dengan hal ini.
Sering orang berkata, “Orang itu di majelisnya membahas itu lagi…itu lagi, nyinggung IM lagi, Tabligh lagi, At Turots lagi…apa tidak ada topik yang lain selain itu?”
Demikianlah keadaan mayoritas manusia yang tidak seimbang dalam menilai dan bersikap karena ketidaksadaran DAN KETIDAKTAHUAN mereka akan BAHAYAnya HIZBIYYAH. Padahal penyakit ini sangat bahaya karena menyerang PEMIKIRAN/MANHAJ seorang muslim, JAUH LEBIH BERBAHAYA daripada FLU BURUNG.
Maka, walaupun banyak yang tidak setuju, risih dan mencibir, Ahlu Sunnah akan terus senantiasa memperingatkan umat dari ajaran/pemikiran yang menyimpang dari al haq.

